Queen menarik napasnya dalam-dalam, sambil mengusap kepalanya yang baru saja tertimpuk bola kertas. Ini sudah yang ketiga kalinya dalam satu hari ini, satu jam pelajaran, dan setiap satu menit, sebuah bola kertas menimpuk rambut ikal coklatnya itu. Ia berusaha menahan emosi, dan memasukkan bola kertas itu dengan sembarangan ke dalam laci mejanya.
Kali ini belum genap satu menit, dan “PLUK!” , sebuah bola kertas mendarat di atas mejanya. Rasanya amarah Queen sudah naik dari ujung jempol kakinya, hingga ke ubun-ubun. Ia membalikkan tubuhnya, dan menatap seorang anak lelaki seusianya, yang sedang tertawa pelan. “Virhael! Apa maumu sih?!” desisnya tajam. Namun sosok yang duduk di belakang Queen itu malah tertawa terbahak-bahak sekarang.
“Queen dan Virhael, kalau kalian tidak mau memperhatikan pelajaran saya, silahkan keluar.”
‘Kenapa harus aku?!’ “Maaf, Bu ..” Queen bangkit dan membungkukkan tubuhnya ke arah sang guru, meminta maaf.
Lalu gadis itu kembali duduk, dan mengetuk permukaan meja dengan pensilnya.
‘Oke, kuakui hari ini adalah hari tersialku, dan semua ini karena..‘
“Oi, Queen, baca pesan di kertasnya dong!”
‘Cowok bodoh ini!’ Terdengar bisikkan dari meja belakang, yang tak lain adalah Virhael.
Queen menghela napas, dan membuka bola kertas itu perlahan. Matanya terbelalak, ketika melihat tulisan cakar ayam dalam berbagai bahasa.
Dear my Queen,
Te amo.
Ich liebe dich.
Ik hou van jou.
愛してる
당신을 사랑합니다
我爱你
Je t’aime
I L UPlease let me be your King ..
Or else, be mine : P
Queen terdiam, namun beberapa saat kemudian sebuah bola kertas melayang dari mejanya, ke arah belakang. Bola kertas itu mendarat tepat di atas meja Virhael, dan segera ia buka.
Dear my Queen,
Te amo.
Ich liebe dich.
Ik hou van jou.
愛してる
당신을 사랑합니다
我爱你
I L U
Please let me be your King ..
Or else, be mine : PDear .. stupid boy.
Were you trying to show off your language skill?
Gee, why are you so annoying.
But hey, nice try!
Because you’ve acted like that for all time,.. I can’t erase your face from my mind.
Satisfied yet?P.S : Jangan pikir cuman kamu yang bisa bahasa asing!
Virhael tersenyum. Dilihatnya sosok Queen dari belakang. Memang tertutup rambut, namun sekilas ia melihat warna merah pada pipi gadis itu, saat Queen mencoba mengintip ke belakang. Senyumnya makin mengembang, mungkin bahkan ia hampir tertawa ketika membaca barisan paling bawah tulisan itu, yang ditulis sangat kecil.
‘Je t’aime ~
Queen : )‘
—END—
Virhael (c) me
Queen (c) Mee
Hi guys, this is OUR new blog.
And when we said OUR, that means this is Debbie and Cheryl’s Blog. LOL.

aihh . komen ..
1. Namanya keren euy~ bangett xD dapet dari mana ?XD
2. Sedihnya . namaku tak disebut xP
Eh? XD
Itu nama character Audition.
Wahahaha xP
Ya udah, gurunya ceritanya kamu aja XD
Mirai-sensei!
Wahahah =))
tQ XD
hoo
kren banget xD
Karakter audit kamu mank cowo ceh ?
aih~~ namanya kerenn x)) Mirai-sensei
tapi aku moh ah jadi gru~ mao jadi ..
slingkuhannya virhael . wahaha > : )